Baru Kerja Di Jakarta? Aplikasi Ini Bakal Bantu Kamu Survive!

Jakarta adalah sebuah kota yang besar dan penuh dengan kejutan. Kalau kamu baru mulai kerja di Jakarta dan masih asing dengan berbagi hiruk pikuknya, kamu bisa pakai aplikasi ini untuk survive di Jakarta. Mau tahu aplikasi-aplikasi apa saja yang bisa membantu kamu untuk bertahan hidup di Jakarta? Here is the list, buzzfriend!

Mamikost

Kerja Di Jakarta

via Google Play

Kalau kamu baru sampai di Jakarta dan kesulitan untuk menemukan tempat kos yang sesuai atau kamu ingin pindah kosan tapi tidak mempunyai referensi kosan yang nyama, kamu harus pakai aplikasi ini. Aplikasi Mamikost memberikan rekomendasi tempat kosan berdasarkan area yang ada di sekitar kamu, wilayah tertentu dan juga area kampus. Aplikasi ini menyediakan informasi harga, fasilitas, foto dan juga nomor kontak kosan tersebut.  Jadi, sebelum kalian pindah ada baiknya kalian cek dulu semua informasinya di aplikasi ini.

Go-Jek

via Google Play

Kalau kalian masih masih baru di Jakarta dan bingung harus menggunakan alat  transportasi apa untuk menuju ke suatu tempat, aplikasi Go-Jek bisa menjadi alternatif yang bisa kalian gunakan. Alasan lainnya kenapa menggunakan aplikasi ini adalah Go-Jek menyediakan layanan lainnya seperti layanan antar makanan dengan menggunakan Go-Food atau antar kirim barang dengan menggunakan layanan Go Send.

Google Maps

Kerja Di Jakarta

via Google Play

Baru kerja di Jakarta dan bingung harus lewat mana karena takut kena macet? Mau menjelajah Jakarta sampai ke sudut-sudut sempitnya? Aplikasi pemetaan ini bisa memberikan banyak informasi mengenai kondisi jalan, waktu yang dapat ditempuh, bahkan sekarang sudah menyediakan layanan pemesanan transportasi alternatif seperti Uber, Grab dan Gojek langsung dengan tarif yang akan dikenakan.

Kurio

Kerja Di Jakarta

via Google Play

Kerepotan harus mencari informasi dan berita dengan waktu yang singkat dari berbagai sumber di kota yang super sibuk ini? Sekarang kamu cukup menggunakan aplikasi Kurio dan tidak perlu membuka banyak aplikasi untuk sebuah berita yang sedang menjadi viral di masyarakat. Selain menampilkan berita yang viral, aplikasi ini juga mengumpulkan berita dengan topik bisnis, kesehatan, travel dan banyak lainnya.

Slack

via Google Play

Harus bekerja dengan banyak tim dan bertemu banyak orang tetapi harus selalu update untuk berita dan berbagai memo internal? Dengan menggunakan aplikasi Slack, kamu bisa chat, mengirimkan file dan data, foto, link dengan berbagai grup sekaligus. Dengan menggunakan platform untuk smartphone dan juga PC, aplikasi ini sangat bagus untuk kamu yang harus selalu menerima secara real time dari berbagai tim yang ada di kantor kamu. Tapi pastikan kalau tim kamu juga memakai aplikasi ini ya!

Ok, itulah lima aplikasi yang bisa membantu kamu dalam menjalani hari-hari yang keras dan penuh keunikan kerja di Jakarta ini. Tetap semangat dan jangan putus asa ya, menempuh kehidupan di Jakarta ini. Cheers!

Review Film Rogue One : A Star Wars Story

Hey, whats up, buzzfriend! Sekarang kita bakal membahas sebuah film spin off dari Star Wars yang berjudul Rogue One : A Star Wars Story. Buat yang bukan fans Star Wars mungkin akan sedikit njelimet, kalian bisa baca dulu penjelasan tentang Star Wars di sini. Film Rogue One ini sendiri menceritakan tentang peristiwa setelah film Star Wars Episode  III : Revenge of the Sith dan sebelum Star Wars Episode IV : A New Hope. 

Plot

Galen Erso, seorang ilmuwan yang melarikan diri dari Imperial berhasil ditemukan kembali oleh Orsonn Krenic untuk diajak kembali membangun Death Star. Anak dari Galen Erso, Jyn Erso, berhasil melarikan diri sementara sang Ibu harus mati karena menolak untuk kembali bergabung dengan

Diceritakan 15 tahun setelah peristiwa tersebut, Galen Erso mengirim sebuah informasi rahasia melalui seorang pilot kargo bernama Bodhi Rook, yang ditunjukkan kepada Saw Gerrera di Jedha. Informasi yang penting tersebut sangat rahasia sehingga para Rebellion juga membutuhkan informasi tersebut untuk mengalahkan Imperial yang telah berhasil merampungkan Death Star.

Menyadari Saw tidak akan mudah memberikan informasi yang dia dapatkan dari Galen, pihak Resistance akhirnya meminta bantuan Jyn untuk membujuk Saw agar mau membagikan informasi tersebut kepada pihak Resistance. Dibantu oleh Cassian Andor dan droid K-2SO, Jyn akhirnya berangkat menuju Saw untuk mencuri informasi tersebut.

Berbekal informasi yang mereka dapatkan dari Saw, Jyn dan komplotannya berangkat menuju Eadu untuk bertemu Gallen Erso. Sayangnya, mereka mendapat serangan dari Imperial dan harus kembali ke markas Rebellion. Selepas berunding dengan Rebellion Council yang menolak untuk menuju Scarif untuk mencuri data tersebut, Jyn dan rombongannya menuju Scarif tanpa dibantu oleh Rebellion dengan menggunakan nama Rogue One sebagai nama kelompok mereka. Mau tahu akhir ceritanya? Langsung saja menuju bioskop terdekat ya.

Highlight

Dibandingkan dengan cerita Star Wars lainnya, film ini jauh berbeda karena sama sekali tidak menceritakan Jedi. Film ini lebih menggambarkan tentang bagaimana para Rebel sebagai manusia biasa berjuang untuk melawan Imperial. Salah satu hal yang menjadi kejutan adalah kembali hadirnya Darth Vader di film ini. Cukup menimbulkan rasa nostalgia bagi para pecinta seri Star Wars.

Sebagai sebuah film spin off, film ini mampu menghadirkan sebuah cerita yang cukup berhubungan bahkan bisa menjadi sebuah jembatan antara dua film trilogy dari Star Wars Episode I-III dan Star Wars Episode IV-VI. Memang ada yang sedikit disayangkan adalah kita tidak bisa melihat sekuel dari spin off film ini, tapi semoga kita masih bisa melihat film-film spin off lainnya dari kisah Star Wars ini.

Overall

Kalau kamu adalah pecinta serial Star Wars, film ini sangat direkomendasikan untuk ditonton, tapi jangan berharap kamu bakal mendapatkan storyline yang sama dengan serial Star Wars yang lainnya. Kalau kamu bukan pecinta Star Wars, ya nonton juga saja tapi kalau kamu bingung dengan storyline dan nama-nama tokoh yang ada, silahkan nonton film sebelumnya agar kamu bisa relate dengan film ini.

Stay Awesome, buzzfriend!

Review Film Fantastic Beast And Where To Find Them

Fantastic Beast and Where To Find Them adalah sebuah seri film petualangan yang menceritakan tentang petualangan Newt Scamander ke New York, Amerika Serikat untuk sebuah misi khusus. Tapi sayangnya, ketika dia berada di sana, dia harus berurusan dengan MACUSA, organisasi penyihir Amerika Serikat, karena makhluk-makhuk buas yang dia bawa dalam kopernya terlepas setelah kopernya tertukar dengan seorang No-Maj bernama Jacob Kowalski. Dengan dibantu seorang penyihir asal Amerika bernama Tina Goldstein dan juga adiknya, Queenie, mereka berusaha membereskan kekacauan yang dihadirkan oleh para makhluk buas tersebut. Walaupun ternyata petualangan mereka membawa ke sebuah misteri yang lebih besar tentang apa yang sebenarnya terjadi di kota New York.

Fantastic Beast And Where To Find Them

Eddie Redmayne sebagai Newt Scamander

Film Fantastic Beast And Where To Find Them adalah sebuah film spin off yang ditulis oleh penulis novel Harry Potter, J.K Rowling. Newt Scamander sendiri pernah hadir di film Harry Potter, walaupun tidak secara personal, tetapi dikenal melalui bukunya yang menjadi buku wajib bagi murid Hogwarts di tahun pertama. Film ini mengambil latar di tahun 1926, jauh sebelum era Harry Potter dan Voldermort baru saja dilahirkan. Selain itu, film ini juga mengambil cerita di Amerika Serikta, sehingga akan ada beberapa istilah yang berbeda yang digunakan oleh para penyihir di Amerika dan di wilayah Britania Raya seperti penggunaan istilah Muggle yang di Amerika lebih dikenal dengan istilah No-Maj. Untungnya untuk masalah mantra tidak ada perbedaan antara keduanya, jadi kita tidak akan merasa asing dengan semua mantra yang ada di film ini.

Untuk cerita yang ditawarkan, sebenarnya film ini masih sangat-sangat terasa kurang karena berbeda dengan Harry Potter yang dimana setiap detail ceritanya bisa kita baca melalui novel, film Fantastic Beast And Where To Find Them ini benar-benar terasa kosong. Premise yang ditawarkan pun masih terasa mentah dan ada begitu saja, tidak saling berkaitan sehingga bila seandainya Newt langsung menyelesaikan misinya tanpa harus berurusan dengan MACUSA pun, cerita di film ini bisa berakhir begitu saja tanpa perlu bermacam-macam plot yang membuat film ini terasa lama dan antiklimaks. Mungkin ceritanya sengaja dibuat seperti itu, mengingat film ini akan dijadikan serial hingga tiga sampai lima film dan kemungkinan besar film selanjutnya akan banyak membahas tentang Dummbledore mengingat tokoh Grindelwald menjadi tokoh protagonis utama di film ini.

Secara keseluruhan, film in cukup mengobati buat kalian para pecinta film Harry Potter dan akan membawa banyak nostalgia mengenai film dan buku dari Harry Potter, tapi dari segi cerita memang terasa sekali plot hole dan juga cerita yang anti klimaks walaupun film ini mendapatkan respon positif dari IMDB dan juga rottentomatoes.com. Semoga saja untuk lanjutan filmnya akan akan lebih bisa berisi dan tentunya tidak anti klimaks, tapi kalau kalian mencari nostalgia, film ini sangat cocok ditonton oleh para fans Harry Potter. Here is the trailler and always keep awesome, buzzfriend!

 

 

Tiga Rapper Indonesia Yang Lebih Dari Young Lex

Samuel Alexander Pieter atau yang lebih dikenal sebagai Young Lex adalah seorang rapper yang saat ini naik daun. Terkenal di Youtube dengan lagu semacam GGS dan juga Bad yang berkolaborasi dengan selebgram Karin Novilda, Young Lex dikenal banyak orang terutama anak remaja yang baru mengenal dunia hip-hop. Selain sebagai rapper, Young Lex juga mempunyai usaha clothing yang diberi nama YOGS Store, yang merupakan singkatan dari Young, Original, Gila dan Swag. Tapi tahukah kalian selain Young Lex, Indonesia sebenarnya memiliki rapper yang lebih baik. Mau tahu siapa aja? Yuk, kitaa bahas.

1. Rich Chigga

Kemampuan Rich Chigga untuk live memang masih belum terlalu meyakinkan, tapi dari segi flow dan juga suara, kemampuan Rich Chigga sudah banyak diakui. Baru saja meluncurkan single kolaborasi dengan rapper luar negeri, rasanya Rich Chigga masih bisa banyak berkembang di masa depannya.

2. Dua Petaka Membawa Bencana

Grup hip-hop ini berasal dari skena Hip-Hop Yogyakarta yang membawa nuasa sound hip-hop oldskool dengan beat yang dinamis dan rima yang cukup catchy, yang membuat grup ini terdengar seperti bukan dari Indonesia. Kalian bisa dengar salah satu singe mereka yang berjudul Ndasmu di bawah ini.

3. Ucok Homicide 

Herry Sutresna aka Ucok adalah seorang MC yang sudah mulai menggeluti dunia hip hop di kota Bandung sejak awal era 90-an dan mendirikan grup hip hop Homicide. Ucok biasanya membuat rima dengan tema politik yang keras dan membuat para pendengarnya mengerutkan dahi. Bisa dibilang, Ucok lebih layak disebut sebagai orator daripada MC.

4. Iwa K

Terkenal di era90-an dengan hits-hitsnya yang pop seperti Bebas, Malam Ini Indah, Nombok Dong dan banyak lagi hits yang dibuat oleh Iwa K ini. Iwa K sendiri hingga saat ini masih menjadi ikon hip-hop di Indonesia dan menjadi artis rap dengan penjualan album tertinggi di Indonesia. Mau bernostalgia? Ini dia salah satu hits Iwa K dari era 90-an.

5. Saykoji

Mulai dikenal di pertengahan era 2000-an, Saykoji namanya mulai menanjak setelah salah satu lagunya masuk ke dalam jinggle sebuah iklan operator seluler di Indonesia. Selain nge-rap, Saykoji juga pernah ikut membintangi film 5cm dan juga mengerjakan berbagai proyek yang asih berkaitan dalam dunia hiburan Indonesia.

Well, kira-kira itulah lima rapper yang bisa kamu dengarkan selain Young Lex. Kalau kalian merasa judul dengan kontennya, ya memang karena memang lebih banyak rapper yang bagus dari Indonesia. Cobalah untuk eksplorelebih untuk musiknya dan komunitasnya karena hip hop pada awalnya adalah budaya pemberontakan, bukan hanya bahan jualan. Respect!

Review Film Doctor Strange The Sorcerer Supreme

Sebagai film penutup Marvel Cinematic Universe setelah Captain America : Civil War, film Doctor Strange nyatanya cukup menghibur bagi para Marvel Fanboy. Seperti yang kita ketahui, tokoh Doctor Strange bukan tokoh yang sangat terkenal di Indonesia seperti Spider-Man atau juga X-Men, tapi kehadiran film ini nyatanya cukup memberikan rasa penasaran akan kehadiran film dari MCU di masa depan.

Ok, kita bahas dulu tentang tokoh Stephen Strange yang diceritakan adalah seorang ahli bedah syaraf yang terkenal sangat ahli, tapi juga dikenal sebagai orang yang sombong, semacam Tony Stark tapi dalam bidang medis. Hingga suatus saat dia mengalami kecelakaan sehingga membuat tangannya cedera dan tidak lagi bisa melakukan operasi. Dia akhirnya melakukan berbagai cara agar sembuh hingga hartanya habis tapi usahanya sia-sia hingga akhirnya dia mendengar tentang sebuah tempat bernama Kamar-taj yang berada di Kathmandu, Nepal. Strange akhirnya pergi menuju Kamar-Taj dan bertemu dengan Mordo yang mengantarnya ke Kamar-Taj untuk bertemu dengan the Ancient One. Karena sifat sombongnya, Strange ditolak untuk menjadi murid disana, tetapi setelah menyadari bahwa Strange bisa menjadi bantuan untuk melawan Kaecillius yang sudah berkhianat karena memelajari ritual terlarang, akhirnya dia diterima oleh Ancient One untuk belajar tentang dunia mistis dan sihir di Kamar-Taj.

Semua berjalan lancar bagi Strange, hingga akhirnya dia berada dalam situasi yang berbahaya ketika Kaecilius datang untuk menghancurkan Sanctum yang melindungi bumi. Dengan bantuan Cloak of Levitation, akhirnya dia bisa selamat dari serangan Kaecillius. Sesaat setelah dia selamat, dia baru menyadari bahwa dirinya berada dalam situasi yang sama sekali tidak membuat dia nyaman dan dia harus memilih untuk kembali ke kehidupan lamanya atau ikut berjuang melindungi bumi. Well, kalian bisa nonton filmnya untuk tahu ceritanya lebih lanjut ya.

Secara cerita, sebenarnya untuk film Doctor Strange ini benar-benar terasa singkat dan hanya akan meninggalkan kalian dengan banyak pertanyaan. Yang harus kita apresiasi disini memang peran seorangBenedict Cumberbatch yang bisa menghadirkan Doctor Strange dengan cukup baik dan meyakinkan bahwa dia adalah orang yang tepat untuk menjadi Doctor Strange. Walaupun diterpa isu whitewashing, aktor dan aktris di film ini sudah membawa karakter yang mereka bawakan dengan cukup bagus, kecuali mungkin The Ancient One rasanya memang lebih cocok dimainkan oleh seorang aktor laki-laki.

Dilihat dari rating film ini di rottentomatoes.com mencapai rating 90% artinya banyak orang yang cukup puas dengan film ini. Secara pendapatan memang tidak mencapai angka yang fantastis tapi bisa dibilang hasil tersebut cukup fair mengingat tokoh ini bukan tokoh yang banyak dikenal oleh banyak orang, terutama mereka yang tidak mengikuti cerita-cerita komik. Ditambah, untuk super hero dengan tema mistis dan juga sihir tidaklah banyak. Jadi, film Doctor Strange ini masih bisa untuk diterima walaupun tidak membawa banyak hal baru.

Yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah kejutan apalagi yang akan kita dapatkan dari MCU setelah film Doctor Strange ini? Pertama Doctor Strange pastinya akan kembali dalam Infinity Wars dan mungkin kita bisa juga melihat dia hadir di film Thor : Ragnarok karena di post credit scene diperlihatkan Thor dan Doctor Strange sedang mengobrol untuk mencari Loki. We’ll see what we gonna get, karena di tahun 2017 nanti Marvel sudah menyiapkan beberapa film  seperti Thor : Ragnarok, Guardians of the Galaxy 2 dan juga Spider-Man : Homecoming yang pastinya bakal bikin kita makin penasaran dengan segala macam kejutan dari Marvel Cinematic Universe ini.