Hati-Hati Penipuan SMS Banking/ Internet Banking Bank Mandiri !

Jadi, pada Jum’at tengah malam saya mendapat sebuah sms, saya memang sengaja tidak membuka sms tersebut karena siapa pula yang mau sms saya tengah malam? Besok paginya saya buka ternyata isi sms itu dari 3355 dan memberikan sebuah kode OTP dari Bank Mandiri.

Kode ini biasanya digunakan saat kita menggunakan layanan transaksi online sebagai verifikasi bagi pemiliki rekening tersebut bahwa pemilik rekening tersebut memang melakukan transaksi tersebut. Saya cukup kaget karena saya tidak melakukan transaksi online apapun, terlebih lagi pin atau kode SMS Banking dan Internet Banking saya sudah saya lupa. Bagaimana caranya saya menggunakan dua layanan tersebut?

Saya ingat kalau malam sebelumnya saya menggunakan ATM di SPBU daerah Wastukencana. Apa di sana ada alat skimmingnya ya? (Baca : Alat Skimming di ATM) Padahal saya sudah mengecek sebelum menggunakan ATM tersebut. Sebenarnya memang cukup rawan menggunakan ATM di wilayah yang terbuka seperti SPBU, ATM Gallery di Minimarket dan juga ATM yang sifatnya tidak terawasi. Jadi, bila kalian mau melakukan transaksi di sana sebaiknya sangat-sangat-sangat berhati-hati. Silahkan cek video di bawah ini untuk mengetahui bagaimana alat skimming di ATM.

Selanjutnya saya langsung berangkat ke kampus dan menuju ATM terdekat dan untuk mengganti nomor PIN saya karena saya khawatir kenapa-kenapa. Nah, sekitar jam 12.30 saya mendapat telepon dari nomor 0811129122, saya tahu itu nomor yang biasa digunakan oleh marketing kartu kredit bank, dan benar saja setelah saya angkat dia mengaku dari Bank Mandiri Pusat dan meminta nomor OTP yang saya terima tadi malam dengan alasan untuk menonaktifkan layanan SMS Banking dan Internet Banking karena saya sudah lama tidak menggunakannya.

Pertama saya cukup percaya dengan ucapannya itu, tapi saya ingat ini kan hari Sabtu? Bagaimana mungkin di hari Sabtu seperti ini ada proses yang bisa dilakukan di hari kerja? Kenapa harus mengganggu nasabah di hari libur operasional? Kemudian saya meminta tidak melanjutkan proses dengan alasan tersebut dan saya memang kurang percaya bila tidak ada pemberitahuan secara langsung melalui surat dan sebagainya. Hanya melakukan pemberitahuan hanya melalui telepon rasanya terlalu beresiko bagi saya. Dan orang itu tetap meminta kode OTP agar prosesnya bisa dilakukan dengan nada yang cukup meninggi bahkan terdengar memaksa.

Penipuan Bank Mandiri via Telepon

Salah Satu Alat Skimming ATM via iputan6.com

Kemudian saya jelaskan saya tidak bisa melakukannya sebelum saya konfirmasi ke call center Bank Mandiri di 14000, bahwa kegiatan ini memang benar-benar mereka lakukan. Dia kemudian mempersilahkan saya untuk melakukan tersebut tetapi kemudian meminta masa berlaku dari kartu saya. Lha, buat apa ya? Emangnya saya mau belanja online?

“Kartu saya sampai tahun 2020, Pak,” jelas saya. Padahal bukan.

“Tanggal berapa?” Dia meminta tanggal dari kartu saya.

“Tanggal apaan, Pak? Ini cuman ada bulan sama tahun!”

“Itu ada berapa angka? Dua atau Empat?!” tanyanya lagi, dengan nada meninggi. Si Kampret, kalo elo dari bank elu harusnya tahu ada berapa angkanya!

Saya langsung tutup percakapan itu, dan tak lama kemudian nomor 0811-129-122 kembali menelpon tapi saya tidak angkat. Selanjutnya ada juga nomor yang menelpon 0831-7890-0141 yang saya yakin juga merupakan bagian komplotan yang sama. Saya cepat-cepat ke ATM dan mengecek saldo dan transfer sebagian ke rekening saya di bank lain, menuju rumah dan menelpon 14000 untuk konfirmasi dan ternyata kegiatan itu sama sekali tidak ada. Fuuuih! Nah, penjelasan di bawah ini rasanya cukup jelas kan?

Saya sebenarnya masih bingung dan ingin tahu sebenarnya mereka dapat data saya dari mana ya? Apa saya kena jebakan skimming? Harusnya mereka bisa langsung bobol atm saya, tanpa minta OTP. Tapi… Ya sudahlah, berarti saya harus semakin berhati-hati.

Nah, untuk kalian yang membaca ini ada beberapa hal yang harus  kalian baca di sini agar bisa terhindar dari penipuan yang mengatasnamakan Bank manapun untuk proses apapun. Kalau ada yang dirasa janggal sebaiknya jangan lakukan. Bila diminta memberika kode OTP, Nomor PIN, Nomor Kartu, Masa Berlaku Kartu dan sebagainya jangan pernah berikan karena pada dasarnya pegawai bank tidak boleh mengetahui hal tersebut.

Sebisa mungkin mengganti nomor  PIN ATM secara berkala dan bila memiliki banyak ATM jangan sampai menggunakan PIN yang sama. Ingat! Waspadalah! Waspadalah! Jangan sampai menyesal ketika menjadi korban.

Untuk melihat modus penipuan lainnya kallian bisa cek di situs gagoda.com karena di situs ini cukup memberikan banyak cerita dan pengalaman bagi orang-orang yang hampir menjadi korban penipuan seperti yang nyaris saya alami. Stay awesome, buzzfriend! Keep Alert!

Comments

comments